implan chip

Elon Musk Ujicoba Implan Chip Pada Otak BABI

Divrencomputer | Neuralink, satu diantara perusahaan Elon Musk, memperlihatkan eksperimen penanaman chip computer pada makhluk hidup, yakni babi untuk sekarang ini. Nanti, chip itu akan diperuntukkan untuk otak manusia apabila sudah dilihat efisien dan aman.

Menanam chip ini disebutkan Musk mempunyai tujuan untuk menolong menyembuhkan bermacam penyakit pada manusia, misalkan pikun, Alzheimer atau cidera tulang belakang. Bahkan juga kelak diharap, bisa terpadu dengan kepandaian bikinan dan bisa mengontrol piranti seperti handphone.

“Piranti yang diimplan (ke otak) sebetulnya bisa menuntaskan permasalahan itu,” kata Musk dalam presentasinya. Keadaan seperti stres, imsonia, tidak sadar diri sampai pendengaran kurang menurut dia segera dapat sembuh dengannya.

Baca Juga :  Hemat!! Jakarta - Bali Cuma Rp 200 Ribu Saja Dengan Mobil Listrik

Awalannya, eksperimen implan ke otak manusia disebutkan Musk bisa berjalan di tahun akhir ini, tetapi nampaknya akan mundur. Untuk sekarang ini, eksperimen dilaksanakan pada babi yang dinamakan Musk sebagai Gertrude.

Gertrude terpasang dengan chip Neuralink di salah satunya sisi otaknya, yang bisa mengatur hidungnya. Saat mencium suatu hal, terlihat ada kenaikan kegiatan saraf yang bisa dilihat diagramnya.

Ddikutip dari Reuters, Elon Musk mengatakan telah tiga babi ditescoba. Menurut dia, semuannya pada kondisi sehat, berbahagia dan tidak bisa diperbedakan dengan babi secara umum.

Chip yang diimplan ukuran sekitaran 23 milimeter dengan kabel-kabel benar-benar kecil. “Saya bisa jadi telah menggunakan Neuralink sekarang ini dan Anda tidak akan mengetahui. Mungkin saya telah melakukan,” kata pimpinan Tesla dan SpaceX ini.

Baca Juga :  Tidak Hanya Soal Lingkungan, Ini Alasan Produsen Beralih ke Mobil Listrik

Eksperimen ini disongsong baik dan dipandang prospektif, khususnya karena ukuran chip yang paling kecil walaupun masih perlu study panjang untuk mengaplikasikan pada manusia. “Mekanisme implan penuh pada babi ini impresif,” sebutkan Sergey Stavisky, pakar saraf dari Stanford University.

Elon Musk mengharap kelak, chip itu betul-betul bisa berguna untuk manusia. Tidak untuk mengobati penyakit atau mengontrol handphone, tetapi mungkin saja untuk lakukan telepati.

 

About Dije

Something different

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *