Beli Laptop Bekas?? Why Not!!



Berbicara masalah barang bekas kebanyakan orang memandang sebelah mata begitu juga dengan perangkat elektronik satu ini yaitu laptop bekas. Penilaian orang akan laptop bekas ini terbangun sesuai dengan pengalaman mereka masing-masing ada orang yang pernah tertipu beli laptop bekas karena baru dibeli sudah rusak dan ada yg memang anti barang bekas.
Postingan kali ini kita khususkan untuk type orang yg pertama, yaitu mereka yang pernah tertipu karena tidak teliti atau karena memang kurang nya pengetahuan dalam memilih laptop bekas yang berkualitas.
Dalam menentukan pilihan saat membeli laptop bekas kita harus teliti setiap komponen dari laptop bekas tersebut agar mendapatkan laptop bekas berkualitas, berikut tips tips yg perlu diperhatikan :

Tips #1 Status Kepemilikan

Hal yang paling penting untuk diketahui secara pasti adalah status laptop bekas yang akan dibeli pastikan Laptop tersebut legal secara hukum buk barang curian agar terhindar dari kasus hukum, ini berlaku jika kita membeli dari pemilik langsung atau tidak pada toko yang memang khusus jual beli laptop bekas, jika membeli pada toko jual beli laptop bekas, bagian ini bisa diabaikan.

Tips #2 Cek fisik

Pemakaian laptop bisa dilihat dari bentuk fisik, untuk laptop yg memang dirawat dengan baik oleh pemilik lamanya akan terlihat fisik  yang masih mulus dan tidak banyak cacat yang berarti, lain halnya jika secara fisik ditemukan banyak goresan, kotor pada bagian keyboard, layar, touchpad semua mesti dicek secara detail karena kondisi fisik ini secara tidak langsung dapat menggambarkan bagaimana laptop tersebut di perlakukan sebelumnya.
perhatian khusus untuk laptop yang model tipis/slim fokuskan pengecekan pada bagian engsel nya karena seringkali terjadi kerusakan pada bagian ini, pastikan engsel kokoh dan rapat tidak goyang atau terdapat bekas lem, meskipun engsel terlihat kokoh namun jika bekas di lem bisa dipastikan tidak akan bertahan lama engsel akan rusak kembali. Kerusakan pada bagian engsel ini seringkali tidak ada solusi selain ganti casing satu set dan untuk type tertentu sangat sulit didapat dan harganya mahal.

Tips #3 Spesifikasi dan kebutuhan

Ini tidak hanya berlalu untuk laptop bekas untuk laptop baru pun demikian, perlu disesuaikan antara kebutuhan dan spesifikasinya. Ini berguna untuk membuat budget lebih efektif, semakin tinggi spesifikasi nya tentu harganya juga semakin tinggi namun jika kita hanya pakai untuk kebutuhan kantor atau kuliah sekedar buat tugas di Microsoft office, untuk online dan dengar musik sambil nonton video tentu kita tidak perlu membeli laptop dengan spesifikasi core i7, VGA 2 GB, Ram 8GB, mubazir!.

Tips #4 Cek Spesifikasi Realnya


Setelah fisik lolos quality control maka selanjutnya perlu di cocok-an ulang antara spesifikasi yg di brosur atau yang disampaikan dengan spesifikasi real pada laptopnya. Hal ini bisa dilakukan dengan fitur 'dxdiag' pada windows. Atau memakai aplikasi ketiga seperti cpu-z, dan lainnya. Pengecekan ulang ini penting untuk dilakukan untuk menghindari penipuan. Untuk laptop berprosesor Intel perlu diperhatikan 'generasi' dari processor nya karena dari seri core i3 keatas Intel memberi nama yg sama namun dibedakan dari generasi nya, sebagai contoh core i5 gen 1 dan core i5 gen 6 itu sama sama core i5 namun sangat jauh berbeda dari segi spesifikasi dan harga. Jadi jangan sampai membeli core i5 gen 2 seharga core i5 gen 6, kalau sebaliknya tidak apa apa. 

Tips #5 Cek Baterai


Selalu minta waktu garansi baterai sehari atau dua hari (karena umumnya baterai tidak digaransi kan, jika ad garansi). Karena diperlukan waktu untuk tes baterai, untuk tes sekilas bisa dilakukan dg cara melihat indikator baterai pada layar, pastikan tidak ada tanda silang merah ( pada Windows 7), status charging ketika dipasang charger, tidak ada pesan pop up 'bateray consider' yg muncul untuk info lebih lengkap bisa memakai aplikasi baterai meter. Beberapa masalah yg muncul pada baterai adalah baterai tiba tiba drop,pada indikator masih  terisi 20% tetapi Laptop mati jika adaptor dicabut. Kemudian baterai yang tidak full 100% ketika dicharge. Jadi, selalu minta garansi baterai minimal 2 hari diluar ketentuan garansi yg ada.

Tips #6 Cek layar


Untuk pengecekan layar cukup mudah dilakukan, bisa terlihat langsung jika ad minus, minus dilayar biasanya meliputi garis halus, dot pixel, atau adanya spot spot putih (biasa disebut panuan). Cara efektif untuk pengecekan bisa dengan merubah rubah tampilan layar atau background nya, karena kadang spot putih tidak begitu terlihat pada tampilan putih, dengan merubah tampilan menjadi hitam maka akan terlihat jelas. Gunakan warna tampilan berbeda untuk memastikan tidak ad spot atau dot pixel.

Tips #7 Cek keyboard


Secara mudah pengecekan keyboard bisa dilakukan dengan menekan keyboard satu persatu, tpi ini hanya berlaku pada angka dan huruf yg umum digunakan, untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh bisa menggunakan aplikasi utility keyboard test. untuk beberapa type laptop kerusakan keyboard ditandai dengan bunyi beep panjang ketika awal laptop dinyalakan, ini menandakan ada salah satu atau beberapa tombol yg lengket atau posisinya selalu tertekan

Tips #8 Cek Hardisk


Hardisk salah satu bagian vital dari laptop yg kerusakan nya sulit di deteksi hanya dengan melihat saja. Banyak indikator yg perlu diperhatikan untuk menilai kinerja sebuah hardisk, masih layak atau tidak nya. Hardisk berpengaruh besar dalam sebuah sistem komputer, walaupun laptop/komputer memiliki spesifikasi tinggi namun jika hardisk bermasalah,, laptop bisa menjadi sangat lambat. Jadi cara pengecekan pertama adalah dengan coba mengexplore file yg ada dilaptop kemudian perhatikan ada sesuatu seperti lambat ketika membuka file file yang ada. Untuk pengecekan menyeluruh bisa menggunakan aplikasi disk utility salah satu nya harddisk sentinel. Untuk tutorial cek harddisk bisa cek disini.

Tips #9 Cek Perangkat Pendukung


Pengecekan ini meliputi pengecekan konektifitas WiFi, speaker, Camera, touchpad, DVD drive. Untuk pengetesan perangkat pendukung ini cukup dengan menjalan kan nya saja, jarang terjadi kerusakan yang berarti pada perangkat ini, jika pun ada kendala solusi nya mudah dan murah didapatkan.

Tips #10 Cek Temperatur Kerja


Temperatur kerja menjadi penting untuk diperhatikan mengingat barang yang sudah mulai bermasalah akan menghasilkan temperatur yang tinggi (tidak normal) saat bekerja. Pengecekan ini bisa dilakukan dengan menghidupkan laptop beberapa saat dg menjalankan beberapa aplikasi yg agak berat sekaligus, kemudian coba raba dibagian keyboard atau di bagian kipas nya jika terasa panas berlebihan ini menandakan gejala overheat dan bisa diasumsikan laptop tidak akan tahan dalam waktu yang lama.

Tips #11 Cek Performance

Ini khusus untuk laptop dengan basic Intel,, bisa menggunakan aplikasi Intel burn test , dengan menjalankan aplikasi ini laptop akan di paksa sesaat untuk bekerja sampai performa maksimal nya,  jika terdapat komponen yg tidak normal / lemah pada mainboard maka terkadang laptop bisa mati secara tiba tiba.

Membeli laptop bekas terkadang menjadi pilihan yang smart mengingat harga nya yang jauh dibawah harga baru, jika kita teliti dalam memilih bukan tidak mungkin kita mendapatkan laptop dengan performa sangat baik dengan harga yang murah. Silahkan di share agar yang lain juga mendapat manfaat.

Daftarkan Email Untuk Dapatkan Update Terbaru:

Belum ada Komentar untuk "Beli Laptop Bekas?? Why Not!!"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel